Historia UPY Site
Rubrik : Artikel Sejarah
Organisasi Pergerakan Nasional Budi Utomo Menghadapi Kekuasaan Kolonial Hindia Belanda Tahun 1908
2012-04-12 09:19:18 - by : admin

Budi Utomo adalah organisasi pergerakan modern yang
pertama di Indonesia dengan memiliki struktur organisasi pengurus tetap,
anggota, tujuan dan juga rencana kerja dengan aturan-aturan tertentu yang telah
ditetapkan. Budi utomo pada saat ini lebih dikenal oleh masyarakat sebagai
salah satu STM yang memiliki siswa yang suka tawuran, bikin rusuh, bandel, dan
sebagainya. Biasanya anak sekolah tersebut menyebut dengan singkatan Budut/Boedoet (Boedi Oetomo). Pada artikel kali ini yang kita sorot adalah Budi Utomo
yang organisasi jaman dulu, bukan yang STM.


Budi Utomo didirikan oleh mahasiswa STOVIA dengan
pelopor pendiri Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Sutomo pada tanggal 20 Mei 1908
yang bertujuan untuk memajukan Bangsa Indonesia, meningkatkan martabat bangsa
dan membangkitkan Kesadaran Nasional. Tanggal 20 Mei 1908 biasa diperingati
sebagai Hari Kebangkitan Nasional Indonesia.


Sebagai suatu organisasi yang baik, Budi Utomo
memberikan usulan kepada pemerintah Hidia Belanda sebagai mana berikut ini :


1.      Meninggikan tingkat pengajaran di
sekolah guru baik guru bumi putera maupun sekolah priyayi.


2.      Memberi beasiswa bagi orang-orang
bumi putera.


3.      Menyediakan lebih banyak tempat pada
sekolah pertanian.


4.      Izin pendirian sekolah desa untuk
Budi Utomo.


5.      Mengadakan sekolah VAK / kejuruan
untuk para bumi putera dan para perempuan.


6.      Memelihara tingkat pelajaran di
sekolah-sekolah dokter jawa.


7.      Mendirikan TK / Taman kanak-kanak
untuk bumi putera.


8.      Memberikan kesempatan bumi putra
untuk mengenyam bangku pendidikan di sekolah rendah eropa atau sekolah Tionghoa
- Belanda.


Kongres pertama budi utomo diadakan di Yogyakarta pada
oktober 1908 untuk mengkonsolidasikan diri dengan membuat keputusan sebagai
berikut :


1.      Tidak mengadakan kegiatan politik.


2.      Bidang utama adalah pendidikan dan
kebudayaan.


3.      Terbatas wilayah jawa dan madura.


4.      Mengangkat R.T. Tirtokusumo yang
menjabat sebagai Bupati Karanganyar sebagai ketua.


Pemerintah Hindia-Belanda mengesahkan Budi Utomo
sebaga badan hukum yang sah karena dinilai tidak membahayakan, namun tujuan
organisasi Budi Utomo tidak maksimal karena banyak hal, yakni :


1.      Mengalami kesulitan dinansial


2.      Kelurga R.T. Tirtokusumo lebih
memperhatikan kepentingan pemerintah kolonial daripada rakyat.


3.      Lebih memajukan pendidikan kaum priyayi
dibanding rakyat jelata.


4.      Keluarga anggota-anggota dari golongan
mahasiswa dan pelajar.


5.      Bupati-bupati lebih suka mendirikan
organisasi masing-masing.


6.      Bahasa belanda lebih menjadi
prioritas dibandingkan dengan Bahasa Indonesia.


7.      Pengaruh golongan priyayi yang
mementingkan jabatan lebih kuat dibandingkan yang nasionalis.


 


 

Historia UPY Site : http://localhost
Versi Online : http://localhost/?pilih=news&aksi=lihat&id=98