headerphoto

Historia Tempoe Doeloe

Senin, 22 Juni 2009 15:03:35 - oleh : admin

Bantul, 21 Juni 2009

Yo2khistoria

PEMUDA DAN SEJARAH DALAM MEMBANGUN BANGSA INDONESIA

Foto Kegiatan Historia Tempoe DoeloeSejalan dengan semakin menurunnya semangat pemuda dalam mensikapi masalah negara dan bangsa Indonesia karena didorong beberapa kondisi yang terjadi di Indonesia sehingga perlu adanya suport yang bisa membangkitkan kembali peran serta pemuda dalam pembangunan. Kegiatan ini merupakan sebuah langkah untuk mengingatkan kembali pemuda untuk mensikapi kondisi yang sekarang ini berlangsung dan secara kebetulan terkait adanya pergantian kekuasaan. Diharapkan peran serta dan kesadaran pemuda dalam menentukan pilihannya akan tetap menjadikan yang terbaik untuk negara dan bangsa Indonesia. Pemuda adalah penerus kepemimpinan di negara kita.

Hadir dan sebagai nara sumber dalam acara tersebut adalah Dra. Hj Sri Pawiti, M.Pd. yang mengangkat peran serta mahasiswa UPY dalam menyiapkan diri sebagai kader bangsa yang mampu melanjutkan kepemimpinan dan Drs. J Sabari, M.Si. menambahkan keguanaan sejarah dalam menentukan masa yang akan datang sangatlah penting.

IKAHIMSI regional Yogyakarta turut serta dalam acara tersebut dan merasa bangga bahwa UPY khususnya Pendidikan Sejarah masih eksis dan sangat peduli untuk mengemangkan sejarah di Indonesia itu yang dikatakan oleh salah satu peserta dari anggota IKAHIMSI. Rata-rata peserta merasa ikut bertanggungjawab dalam perkembangan bangsa Indonesia sehingga harapan di masa yang akan datang akan terjadi perubahan kepemimpinan sehingga akan menjadi bangsa yang bermartabat, mandiri dan berbudaya yang agamis. Hal senada juga disampaikan oleh Drs. Sudartoyo sebagai moderator dalam diskusi tersebut. Sebuah harapan di masa yang akan datang mengkaji ulang pendidikan kita yang lebih disesuaikan dengan pendidikan yang berkarakter bangsa Indoesia.

Acara dimeriahkan pula dengan bacaan puisi perjuangan band bernuansa musik akuistik kental dengan lagu-lagu pemuda yang tak lepas dari perjuangan. Angkringan juga mewarnai acara tersebut yang membuktikan bahwa pemuda pun bisa bersama-sama dengan rakyat jelata dan bisa berbaur menjadi satu kekuatan besar untuk membangun rakyat. Ini bukti bahwa mahasiswa bukan dan tidak hanya berperan sebagai kaum elite, perpendidikan tinggi tetapi juga bisa merakyat dan berbaur dengan kehidupan rakyat. Diharapkan mahasiswa bisa berkata dan juga bisa memberikan solusi terbaik dari apa kata mereka. Banyak hal yang harus disikapi demi pembangunan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Pemuda adalah generasi penerus bangsa ini. (yo2k)

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Artikel Sejarah" Lainnya