headerphoto

BAHAN AJAR PERKULIAHAN PTK

Rabu, 26 Mei 2010 15:30:40 - oleh : admin

Admin : Murdjanti, Bantul 26 Mei 2010

  1. Pendekatan Penelitian Pendidikan

Untuk memahami PTK secara penuh, perlu dipahami terlebih dahulu jenis-jenis pendekatan dalam penelitian pendidikan sebagai berikut :

  1.  
    1. Penelitian Empiris (Empiris Approach) adalah jenis penelitian yang menekankan metode ilmiah sebagai  satu-satunya cara menghasilkan pengetahuan. Pendekatan ini memandang bahwa : pengetahuan itu obyektif, dapat digeneralisasikan, bersifat repicable (dapat diulang) dan dapat dipahami melalui aturan-aturan yang ada. Dalam penelitian ini, peneliti adalah orang luar (out sider) yang terpisah dari objek yang diteliti.
    2. Penelitian Interpretivisme (Interpretive Approach) adalah jenis penelitian yang menyakini bahwa : pengetahuan/fakta itu mengandung unsure-unsur subjektivitas, dapat berubah (not fixed), tidak dapat digeneralisasikan, dan masalah-masalah tidak dapat dipahami secara utuh hanya melalui aturan yang ada, karena manusia mempunyai motif, idiologi dan nilai-nilai yang tidak dipahami dari luar. Untuk memahami masalah-masalah manusia, peneliti harus menjadi "insider" dari obyek yang diteliti. Pendekatan penelitian ini menekankan pemahaman yang komprehensip dan mendalam terhadap objek yang diteliti.
    3. Penelitian critical (Criticalism Approach) memandang bahwa pengeahuan/fakta/kebenaran itu disamping subjektif juga problematic. Karena pengetahuan itu disamping dipengaruhi oleh unsure-unsur subjektif juga oleh factor-faktor kekuasaan. Untuk itu penelitian ini menekankan pada aspek pemikiran reflektif/kreitis terhadap segala factor luar yang dapat mempengaruhi kualitas penelitian itu sendiri. Penelitian ini lebih berorientasi pada hasil dari pada pemahaman (product-oriented). Salah satu contoh jenis penelitian critical ini adalah penelitian tindakan (Action Research) . Penelitian tindakan (Action Research) adalah penelitian yang didalamnya mengandung unsure=unsure sebagai berikut :

1)      Adalah satu bentuk penelitian yang dilakukan melalui refleksi diri

2)      Dilakukan oleh orang (peserta) yang terlibat dalam situasi yang diteliti.

3)      Dilakukan dalam situasi social, termasuk situasi pendidikan.

4)      Bertujuan untuk melakukan perbaikan dalam berbagai aspek.

 

 

  1. Pengertian Penelitian Tindakan Kelas/Classroom Action Research (PTK/CAR)

Berdasarkan pengertian action research diatas dapat diperoleh pengertian Penelitian Tindakan Kelas sebagai berikut :

            PTK adalah satu bentuk penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri, dengan ujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa meningkat.

 

  1. Ciri-ciri Penelitian Tindakan Kelas

PTK memiliki cirri-ciri yang membedakannya dengan jenis penelitian lain. Ciri-ciri tersebut adalah :

1.      Masalah yang diteliti adalah masalah-masalah nyata (reil) yang dihadapi oleh guru sehari-hari di kelas yang merupakan tanggung jawab guru (on-the job problem oriented)

2.      Berorientasi pada pemecahan masalah yang dihadapi guru di kelas dengan membudayakan guru sebagai agen perubahan yang dapat memperbaiki kondisi kelasnya sendiri dengan focus penelitian adalah kegiatan pembelajaran yang berupa perilaku guru dan siswa dalam melakukan inteaksi.

3.      Bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Komponen-komponen sekolah (gur,siswa,lingkungan kelas/sekolah,kepala sekolah) harus berkembang menjadi lebih baik. PTK harus menghasilkan produk perubahan.

4.      Menggunakan berbagai cara yang umumnya dipakai untuk pengumpulan data penelitian, seperti : Observasi,tes,wawancara,angket. Berbagai cara dan alat koleksi data ini difokuskan untuk mendapatkan validasi hasil penelitian.

5.      Siklus. Konsep tindakan diteapkan melalui urutan-urutan : perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi secara siklus. Tindakan dilakukan melalui pemikiran matang terhadap maslah, yaitu dianalisis akar penyebab masalah dan kemudian diterapkan tindakan yang paling sesuai. Dampak dari suatu tindakan tersebut selalu diikuti secara kritis dan reflektif.

6.      Peneliti (guru) bekerja sama (kolaborasi) dengan orang lain (ahli) dalam melakukan setiap langkah penelitian tindakan kelas.

 

  1. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas

PTK bertujuan untuk menciptakan perubahan dengan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas sehingga siswa dapat belajar lebih baik, dalam proses maupun produk atau hasil belajar.

            Pengertian kelas dalam PTK bukan wujud ruangan, tetapi sekelompok peserta didik yang sedang belajar. Dengan demikian PTK dapat terjadi di laboratorium, perpustakaan, di lapangan olah raga, atau di tempat lain di mana siswa sedang berkerumun belajar tentang hal yang sama, dari seorang guru yang sama.

 

 

 

 

 

 

  1. Manfaat Penelitian Tindakan Kalas

1.      Manfaat bagi guru

Bagi guru, PTK membei manfaat antara lain untuk :

a.             Memperbaiki proses pembelajaran yang dikelolanya

b.            Menunjukkan otonominya sebagai pekerja profesinal. Dengan melaksanakan PTK, guru dapat berkembang secara professional

c.             Meningkatkan rasa percaya diri

Dengan kemampuan bias melaksanakan PTK menunjukkan guru mampu berperan sebagai guru dan peneliti.

                       d.      Melalui PTK guru mendapat kesempatan untuk berperan secara aktif mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan.

  1.  
    1. Manfaat bagi siswa

Bagi siswa, PTK yang dilakukan oleh gurunya dapat :

a.             Meningkatkan proses dan hasil belajar

b.            Mendapat model untuk mengembangkan sikap kritis.

  1.  
    1. Manfaat bagi sekolah

Bagi sekolah yang guru-gurunya melaksanakan PTK membantu untuk:

a.             Meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut karena adanya peningkatan profesionalitas guru.

b.            Memberikan sumbangan positif kepada kemajuan sekolah

 

  1. Keterbatasan Penelitian Tindakan Kelas

1.                                                      Validitas

      Validitas PTK sebagai penelitian ilmiah sering dipertanyakan. Validitas PTK dapat dilihat dari cara koleksi data yang menggunakan berbagai teknik dan alat. Disampiong itu PTK adalah penelitian yang dilakukan oleh guru sendiri, sehingga ada kepastian bahwa guru tidak akan melakukan manipulasi untuk kepentingan diri sendiri,kecuali untuk memperbaiki hasil belajar siswanya.

  1.  
    1. Generalisasi

PTK tidak bertujuan untuk membuat generalisasi mengingat tidak ada individu atau sekolah yang sama persis. Hasil PTK tidak dapat digeneralisasikan karena hasil PTK tersebut hanya terkait dengan siswa dalam kelas tertentu.

 

  1. Kondisi yang dipersyaratkan untuk PTK

 

1.      Birokrasi dan formalitas yang ada di sekolah tidak menghambat kebebasan guru untuk melakukan PTK, seperti : berkolaborasi, meminta teman guru untuk mejadi pengamat, berdiskusi tentang permasalahan yang dihadapi

2.      Adanya keterbukaan dan sikap positif dari semua staf di sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, dan staf administrasi terhadap permasalahan yang dihadapi.

3.      Guru peneliti mempunyai rasa percaya diri dalam melaksanakan PTK serta siap untuk menghadapi berbagai masalah yang mungkin timbul dengan pelaksanaan PTK olehnya..

 

 

  1. PTK sebagai strategi pengembangan profesi guru

 

Pengembangan profesi guru umumnya ditempuh melalui berbagai cara seperti seminar,workshop,pelatihan-pelatihan dan penelitian pendidikan yang pada daarnya bertujuan untuk mengembangkan kinerja guru. Terhadap model-model pengembangan guru seperti diatas ada beberapa kritik yaitu peran guru masih lemah. Guru lebih merupakan obyek pelatihan daripada agen perubahan yang dapat memainkan peran perbaikan. Penelitian-penelitian pendidikan yang sehausnya meningkatkan kinerja guru justru lebih sering menempatkan guru sebagai konsumen hasil penelitian dari pada sebagai agen perubahan yang dapat memainkan peran. Akibatnya banyak ide-ide inovatif yang tidak dapa diterapkan oleh guru di sekolah. Banyak hasil penelitian pendidikan yang menumpuk di Perguruan tinggi yang tidak dapat ditindak lanjuti oleh sekolah. Kondisi seperti itu membuat jarak yang semakin besar antara perguruan tinggi dengan sekolah .

 Hal ini mendorong para ahli pendidikan mencari strategi baru untuk pemberdayaan guru. PTK menawarkan peluang sebagai strategi pengembangan kinerja guru karena :

1)      Pendekatan penelitian ini menempatkan guru sebagai peneliti daripada sebagai informan pasif

2)      Pendekatan penelitian ini menempatkan guru sebagai agen perubahan.

3)      PTK adalah kerja kelompok yang bersifa kolaborasi antara guru, siswa dan staf pimpinan sekolah dalam membangun kineja skolah yang lebih baik.

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Bahan Ajar Kuliah" Lainnya